Pengikut

PERANG SALIB

>> Selasa, 02 Maret 2010

Saat Palestina berada di bawah kekuasaam Khalifah Abbasiyah, umat Kristen dari Eropa masih diperkenankan berziarah ke Yerusalem. Akan tetapi, sejak Bangsa Turki Seljuk menguasai Yerusalem, para peziarah Kristen dilarang mengunjungi kota suci tersebut. Larangan itu menimbulkan reaksi dari bangsa-bangsa di Eropa yang mayoritas beragama Kristen.

Untuk mengatasi keadaan tersebut, Kaisar Maksius dari Byzantium (sekarang Istambul) minta bantuan Paus Urbanus II di Roma untuk merebut kota suci Yerusalem dari kekuasaan bangsa Turki Seljuk. Pada tahun 1095, Paus Urbanus II menghimabau raja-raja Eropa untuk menyiapkan pasukan ke Yerusalem. Orang Eropa menyebut pasukan itu Crusader atau ”Tentara Salib”. Itulah sebabnya perang merebut Yerusalem yang meletus antara tahun 1096 sampai 1291 disebut Perang Salib.

Perang yang berlangsung kurang lebih selama dua abad itu tidak berlangsung secara terus menerus, tetapi secara bergelombang sampai tujuh kali, diselingi beberapa kali gencatan senjata. Dari antara tujuh kali perang itu, hanya Perang Salib pertama yang dimenangkan oleh tentara salib. Ketika itu, Yerusalem dapat direbut oleh tentara salib dari tangan Turki. Kemudian, di kota tersebut didirikan kerajaan yang dipimpin oleh Godfried dari Boullion. Sebagai raja ia bergelar Pelindung Makam Suci (Makam Yesus Kristus atau Nabi Isa yang terletak di Yerusalem).

Pada tahun 1291, perang salib berakhir. Seluruh daerah Palestina menjadi bagian dari kerajaan Islam. Meskipun demikian, umat Kristen dibebaskan berziarah ke tempat-tempat suci di Palestina.

Tokoh Perang Salib

  • Paus Urbanus II, yang pertaa kali menyerukan Perang Salib.
  • Godfried dari Bouillon, tokoh perang salib I yang berhasil menduduki Yerusalem.
  • Louis VII dari Prancis, tokoh Perang Salib II.
  • Philips II Barbarossa dari Prancis, Richard The Lion Heart dari Inggris, serta Frederick Barbarossa, yang merupakan tokoh Perang Salib III.
  • Sultan Salahudin Al Ayubi dari Mesir, yang pada tahun 1187 berhasil merebut kembali kota Yerusalem dari kekuasaan tentara salib.
  • Sultan Baybars dari Turki Mameluk, yang pada tahun 1291 berhasil merebut Acre sekaligus mengakhiri Perang Salib dengan kemenangan pasukan Turki.
Sumber : Matroji

0 komentar:

About This Blog

Lorem Ipsum

About This Blog

  © Blogger templates Shiny by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP