PERDAGANGAN DI LAUT TENGAH HIDUP KEMBALI
>> Selasa, 02 Maret 2010
Bangkitnya perdagangan di Laut Tengah merupakan akibat dari Perang Salib. Sebelum Perang Salib masyarakat Asia Barat dan Eropa jarang berhubungan sehingga kurang mengenal satu sama lain. Selama dan sesudah Perang Salib, hubungna antara Asia Barat denagna Eropa menjadi lebih dinamis.
Hubungan itu membuka mata orang-orang Eropa akan kehidupan perdagangan yang terjalin diantara para pedagang Islam. Apalagi peradaban Islam menghasilkan komoditas dagang bermutu tinggi yang tidak dijumpai di Eropa. Keadaan itu mengundang orang-orang Eropa untuk ikut serta dalam perdagangan. Kehidupan perdagangan di Eropa menjadi lebih bergairah kembali.
Hidupnya perdagangan di Eropa mengakibatkan perdagangan di kawasan Laut Tengah ramai kembali. Hal itu ditandai dengan munculnya kota-kota dagang di pesisir Laut Tengah, seperti Venesia, Marseilles, Genoa, Napoli, Palermo, dan Florence. Perkembangan kota-kota dagang tersebut diikuti dengan tumbuhnya industri rumah tangga.
Semakin giatnya perdagangan mendorong perkembangan industri rumah tangga menjadi serikat usaha sejenis, yang disebut gilda. Serikat ini memiliki hak khusus menjalankan monopoli. Untuk menghindari persaingan antar pengusaha barang sejenis dalam satu wilayah, gilda-gilda bergabung menjadi hansa, yaitu serikat kota dagang. Munculnya hansa merintis pembentukan serikat dagang yang lebih besar seperti EIC dan VOC.
0 komentar:
Posting Komentar